Bentuk Produk Investasi Indonesia Menarik

Seringkali kita dibuat kesal dengan gaya hidup dan kebutuhan sekunder atau tersier yang menyerap lebih banyak pengeluaran. Rasanya serba salah. Gaji bulanan ditarik semua dan masuk dompet, risiko boros jadi lebih besar. Disimpan di tabungan juga tak ada bedanya. Kalau tidak digunakan untuk tarik tunai atau debit, habis digunakan untuk transfer via internet banking bayar belanjaan di online shop.  Kalau sudah begitu, yang sudah kita juga kan? Uang yang seharusnya bisa jadi dana darurat atau bahkan dikembangkan lagi malah habis begitu saja dengan membeli barang-barang yang sebenarnya tidak terlalu kita perlukan. Jangan khawatir, sekarang sudah semakin banyak kok produk-produk perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk menjaga kita dari sifat boros bahkan mengembangkan uang yang dimiliki dengan cara yang aman dan minim risiko. Caranya? Investasi Indonesia.

Investasi Indonesia

Beberapa tahun belakangan, produk-produk investasi di Indonesia sudah semakin beragam, baik dari segi produk maupun perusahaan penyedianya. Mulai dari perusahaan investasi di tingkat nasional hingga multinasional, juga perbankan pun turut serta menawarkan produk investasi bagi nasabahnya.

Di antara sekian banyak perbankan yang juga menawarkan investasi, HSBC ikut serta berupaya meningkatkan kepuasan dan tercapainya tujuan finansial nasabahnya melalui cara investasi. Tak tanggung-tanggung, jaringan global dan pakar kelas dunia dilibatkan secara langsung untuk mendampingi kita sebagai investor dalam membangun portofolio investasi yang sehat.

Iya, sehat. Ini penting loh! Karena banyak perusahaan investasi yang menawarkan berbagai produk, namun belum tentu mampu membantu nasabahnya membangun portofolio yang sehat dan berkembang dengan optimal. Nah, di HSBC, produk investasi beragam yang dapat disesuaikan dengan kondisi, keinginan dan juga kebutuhan masyarakat selaku nasabahnya yang menjadi prioritas. Bank yang berkantor pusat di London, Inggris ini punya produk reksadana, obligasi, stuctured products dan juga investment link.

Yuk, kita ulas keempat bentuk produk investasi dari HSBC!

- Reksadana, adalah dana terkumpul yang diinvestasikan ke dalam bentuk saham, obligasi, maupun instrumen pasar uang yang dikelola oleh manajer investasi independen profesional untuk memaksimalkan tingkat pengembalian modal dan memperkecil risiko. Berbeda halnya dengan tabungan, yang akan berkurang karena diambil untuk keperluan sehari-hari ataupun adanya potongan biaya administrasi bulanan, reksadana justru dapat membantu meningkatkan nilai saldo yang dimiliki.

Dengan berinvestasi reksadana, kita dapat mencairkan sebagian atau bahkan seluruh dana setiap hari bursa dan hasilnya juga bukan merupakan objek pajak. Hal ini juga ditunjang dengan keberadaan manajer investasi yang akan menganalisis kinerja harian dan kondisi pasar investasi untuk memantau produk reksadana yang mereka kelola, termasuk yang kita miliki. Oh iya, dana untuk investasi awalnya pun juga rendah. Misalnya saja yang ditawarkan oleh HSBC, pembelian perdana bisa dimulai dengan minimum nilai 500 ribu Rupiah. Setelah pembelian perdana dilakukan, kita juga bisa langsung bertransaksi melalui Internet Banking HSBC. 

- Obligasi, adalah surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah, korporasi, atau penerbit obligasi lainnya, dan bertujuan mengumpulkan dana. Penerbit obligasi akan membayarkan kembali pokok hutang beserta kupon bunganya pada saat jatuh tempo pembayaran.

Umumnya, tingkat pengembaliannya lebih tinggi dibandingkan dengan deposito berjangka dalam tempo yang sama dan nasabah juga bebas mencairkannya sebelum waktu jatuh tempo. Hal ini tentu saja tidak dapat dilakukan jika investasi yang kita pilih adalah bentuk deposito berjangka, kan? Selain itu, produk obligasi juga punya banyak pilihan jangka waktu dan besarnya potensi keuntungan dari kenaikan harganya.

- Struktured products yang ditawarkan oleh HSBC adalah Dual Currency Investment atau DCI, yang merupakan produk investasi terstruktur tanpa nilai perlindungan pokok. Kita bisa menikmati kemudahan investasi dengan tenor jangka pendek yang dihubungkan dengan dua jenis mata uang asing yang sudah dipilih. Nantinya, pokok investasi kita ditambah dengan pendapatan bunga dalam mata uang dasar atau mata uang alternatif yang juga telah ditentukan pada awal pembelian sesuai dengan hasil ketika tanggal penentuan.

- Investment Link, adalah fasilitas cerukan atau overdraft yang terintegrasi dengan rekening giro dengan jaminan produk investasi yang dimiliki nasabah. Pemilik fasilitas ini dapat menggunakan pagu kredit yang telah disetujui dengan mendebit rekening giro. Selain biaya aplikasi yang rendah, jumlah pinjaman juga dapat mencapai 70% dari nilai investasi, loh. 
Bentuk Produk Investasi Indonesia Menarik Bentuk Produk Investasi Indonesia Menarik Reviewed by Ayead Gaptek on 6:25 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.